Pernahkah Anda heran mengapa orang-orang rela mengantre panjang demi menonton film hantu, atau sengaja membaca utas horor di X (Twitter) malam-malam sebelum tidur? Secara logika, ketakutan adalah emosi negatif yang seharusnya kita hindari. Namun yang terjadi justru sebaliknya: industri horor tidak pernah sepi peminat. Ternyata, kesukaan manusia terhadap hal-hal yang menyeramkan bukan sekadar aneh, melainkan ada penjelasan ilmiah dan psikologis di baliknya. Berikut adalah beberapa alasan kuat mengapa cerita horor begitu digandrungi: 1. Sengatan Adrenalin yang "Aman" ( The Safe Thrill ) Saat kita membaca atau menonton cerita horor, otak kita membaca adanya ancaman. Hal ini memicu respons fight or flight (lawan atau lari), yang melepaskan hormon adrenalin, dopamin, dan endorfin ke seluruh tubuh. Menariknya, karena kita tahu kita hanya sedang membaca buku atau menatap layar di kamar yang nyaman, otak kita sadar bahwa kita tidak benar-benar dalam bahaya . Rumusnya: Ketakutan +...